Yuk, Konsumsi Omega-3! Ini Manfaatnya bagi Ibu Hamil
Yuk, Konsumsi Omega-3! Ini Manfaatnya bagi Ibu Hamil

Moms tentunya sudah mengetahui bahwa ibu hamil memerlukan nutrisi lengkap guna menunjang kesehatan dirinya maupun janin yang berada di dalam kandungan. Nah, salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan ibu hamil adalah omega-3.

Kandungan EPA dan DHA yang terdapat pada asam lemak omega-3 terbukti bermanfaat untuk perkembangan otak, sistem saraf, dan mata janin yang berada dalam kandungan. Penelitian yang dilakukan di Laval University, Quebec, menemukan hasil bahwa ibu yang darahnya mengandung kadar DHA tinggi akan memiliki anak dengan kemampuan sistem perasa, kognitif, dan gerak motorik yang lebih baik.

Pengaruh DHA pada kecerdasan anak juga diungkapkan melalui penelitian yang dimuat dalam jurnal Child Development pada tahun 2004. Dalam penelitian itu disebutkan bahwa ibu yang memiliki kadar DHA tinggi dalam tubuhnya, akan memiliki anak dengan tingkat perhatian yang lebih baik. Sebagai catatan, tingkat perhatian ini berhubungan dengan kecerdasan bayi pada awal kehidupannya.

Bayi yang mendapatkan asupan omega-3 yang cukup juga mengalami perkembangan pesat, yaitu sekitar dua bulan lebih awal dibandingkan bayi yang kurang asupan omega-3. Sementara itu, seorang dokter dari University of Guelph bernama Bruce Holub juga menyebutkan bahwa omega-3 memiliki sejumlah manfaat bagi ibu hamil, yaitu:

• Memperkecil risiko kelahiran prematur.

• Menurunkan risiko pre-eklampsia.

• Mengurangi risiko bayi memiliki alergi.

• Mengurangi risiko penyakit jantung, baik bagi ibu maupun bayi.

• Meningkatkan kemampuan anak membaca.

• Mengurangi risiko ibu terkena baby blues atau gejolak emosi yang kerap dialami ibu setelah melahirkan.

• Konsumsi omega-3 setelah melahirkan juga dapat membantu meningkatkan produksi ASI.

Kapan Sebaiknya Dikonsumsi?

Ibu hamil sangat disarankan untuk mulai rutin mengonsumsi makanan yang mengandung omega-3 sejak kehamilan memasuki trimester 3. Pasalnya, pada masa inilah perkembangan otak janin terjadi dan berat otak janin bertambah pesat hingga dua setengah kali lipat dari sebelumnya. 

Jangan Salah Pilih

Pada umumnya, omega-3 terkandung dalam suplemen minyak ikan. Akan tetapi, suplemen yang terbuat dari hati ikan, seperti minyak ikan kod, disinyalir kurang aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Minyak ikan kod umumnya mengandung retinol dalam kadar yang tinggi, yaitu bentuk lain dari vitamin A yang dapat membahayakan janin.

Wanita hamil sangat disarankan untuk tidak mengonsumsi minyak ikan dan suplemen apa pun yang mengandung vitamin A. Ibu hamil juga sebaiknya menghindari konsumsi hati dan produk-produk yang terbuat dari hati karena bahan makanan ini mengandung banyak vitamin A. Jika ibu hamil mengonsumsi vitamin A terlalu banyak maka dapat terjadi peningkatan risiko cacat lahir pada bayi.

Selain itu, Moms juga perlu memeriksa kadar kandungan DHA dan EPA di dalamnya. Mengonsumsi suplemen minyak ikan yang mengandung DHA dan EPA sebesar 450 mg sehari, setara dengan konsumsi 1-2 porsi ikan selama sepekan. Dosis DHA yang terlalu tinggi juga berisiko menyebabkan terjadinya perdarahan.

Guna mendapatkan manfaat omega-3, ibu hamil lebih baik mengonsumsi ikan secara langsung ketimbang suplemen minyak ikan. Daging ikan adalah sumber nutrisi yang baik untuk mendukung kesehatan janin dan ibu hamil. Salmon, kod, udang, dan ikan air tawar bisa menjadi pilihan terbaik untuk dikonsumsi ibu hamil.

Mengonsumsi ikan secara langsung membuat ibu hamil juga mendapatkan protein, vitamin, dan mineral yang tidak didapatkan dari konsumsi suplemen minyak ikan. Meski begitu, jangan terlalu banyak mengonsumsi daging ikan, khususnya ikan laut, karena dapat menyimpan timbunan dioksin dan polychlorinated biphenyls (PCBs) yang dapat menumpuk pada tubuh manusia dalam jangka panjang dan berdampak pada janin.

Sebagai alternatif, Moms bisa mendapatkan asupan omega-3 dari makanan lain seperti telur, jus, yoghurt, sereal, susu, dan margarin yang sudah diperkaya dengan omega-3. Ada juga suplemen omega-3 yang terbuat dari rumput laut sehingga tidak mengandung vitamin A yang membahayakan janin. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)

Comment 0