Hana Hanifah joget TikTok di depan logo BIN (ist)
Hana Hanifah joget TikTok di depan logo BIN (ist)

Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video TikTok artis FTV Hana Hanifah di sebuah ruangan dengan latar logo Badan Intelijen Negara (BIN). Pihak BIN membantah Hana Hanifah yang tersangkut kasus prostitusi itu membuat video tersebut di kantor mereka.

Dalam video TikTok yang beredar, tampak Hana Hanifah mengenakan sleeveless jumpsuit berwarna biru dongker dipadu sepatu kets putih. Ia tampak bergoyang ditemani oleh tiga pria yang mengenakan seragam berwarna hitam.

Di belakang hana Hanifah terlihat logo berukuran besar mirip dengan logo BIN. Tulisan yang terlihat hanya sebagian yakni 'Intelijen Negara' dan di bagian bawah tertulis 'Republik Indonesia'.

Menanggapi hal itu, Deputi VII BIN, Wawan Hari Purwanto membantah jika Hana Hanifah berada di gedung BIN. Ia menegaskan BIN tidak pernah mengundang Hana hanifah ke kantor mereka, baik secara formal maupun informal.

"Goyang TikTok yang viral tidak dilakukan di kantor BIN, meskipun ada logo BIN disana," kata Wawan seperti dikutip Batamnews.co.id -- jaringan Suara.com, Kamis (16/7/2020).

Wawan menegaskan BIN tidak pernah memiliki hubungan kerjasama apapun dengan Hana Hanifah. Ia menduga ada pihak lain yang sengaja memasang logo BIN di gedung mereka meskpun tidak memiliki keterkaitan dengan BIN.

Ia juga mencontohkan banyaknya akun-akun di media sosial yang mengatasnamakan BIN demi keuntungan pribadi.

"Ada pihak yang memasang logo BIN hanya untuk kebanggaan semata, meskipun tidak ada kaitannya dengan BIN," tegasnya.

Meski demikian, Wawan mengakui jika BIN pernah menggelar kejuaraan menembak. Namun, tidak semua orang bisa mengikuti kejuaraan tersebut dan nama Hana Hanifah juga tidak terdaftar dalam kejuaraan tersebut.

Diketahui Hana Hanifah memiliki hobi olahraga menembak. Ia juga kerap membagikan foto-foto yang menampilkan dirinya sedang latihan menembak.

"BIN memang pernah ada kejuaraan menembak, namun nama Hana Hanifah tidak ada dalam daftar member maupun utusan instansi lain sehingga tidak bisa masuk ke tempat latihan ataupun arena kejuaraan," ungkapnya.

Comment 0