Source: pixabay
Source: pixabay

Kasus anak menelan benda berbahaya tengah viral di media sosial dan menjadi pengingat buat orangtua mengawasi anak balitanya. 

Seperti diceritakan dokter Shela Putri Sundawa lewat akun @oxfara di Twitter, ia mendapatkan pasien seorang anak kecil dalam kondisi demam dan batuk tak kunjung sembuh. Ternyata setelah dirontgen, ada sebuah benda asing berbentuk baut di dalam tubuhnya.

"Buat yg punya anak kecil, hati-hati ya menaruh barang-barnag yang kecil dan mudah tertelan," himbau sang dokter.

Anak datang dengan keluhan demam, batuk ga sembuh2 walaupun udah diberikan obat, begitu di foto ternyata ada benda asing. Buat yg punya anak kecil, hati2 ya naruh barang2 yg kecil dan mudah tertelan pic.twitter.com/MZPlth6Jm4

— Shela Putri Sundawa (@oxfara) July 3, 2020

Sejumlah warganet syok dan terkejut melihat foto itu. Ada juga yang heran mengapa si anak tak sakit atau membuat suara apapun ketika menelan benda kecil namun tajam itu.

Tapi bagi sebagian warganet lainnya peristiwa ini tak mengejutkan, karena anak kecil memang belum bisa memilah benda yang bisa dimakan dan tidak. Benda lain yang biasa ditelan oleh anak kecil, baik disengaja maupun tidak, adalah baterai, peniti, tulang ikan, magnet, hingga balon.

Menurut dokter Thomas Rebbecchi dari RS Cooper di AS, sebagian besar benda yang tertelan dapat melewati sistem pencernaan dan keluar dari tubuh anak tanpa diperlukan intervensi medis. 

Namun, ada kondisi medis tertentu yang dapat menyebabkan kerongkongan menyempit, sehingga benda yang ditelan menjadi tersangkut di kerongkongan. Benda yang menyangkut dapat menghalangi arus pernapasan sehingga memerlukan pertolongan medis secepatnya.

Benda-benda yang tersangkut untuk jangka waktu yang lama menyebabkan erosi kerongkongan. Ini biasanya membuat pasien sangat sakit. 

Setelah iritasi terjadi, operasi diperlukan untuk mengeluarkan benda tersebut dan untuk memperbaiki kerusakan sekaligus mencegah erosi dan infeksi lebih lanjut.

Cara mengetahui jika anak menelan benda asing

Source: pikist
Source: pikist

Tergantung tekstur dan bentuknya, beberapa benda asing yang ditelan menyebabkan segera tersedak dan muntah. Namun jika ada benda yang menyangkut di kerongkongan, orang tua dapat memerhatikan gejala seperti mengiler, muntah, kesakitan ketika menelan makanan, batuk seperti tersedak, serta nyeri dada atau tenggorokan.

Dampak jika telah menyangkut dalam periode lebih lama, perhatikan jika anak menolak untuk makan, berat badannya menurun, muntah darah, BAB darah, infeksi dada yang parah, hingga demam tinggi.

Cara mencegah anak menelan benda asing

Source: commons.wikimedia.org
Source: commons.wikimedia.org

Simpan benda kecil, termasuk koin, bagian mainan, dan baterai kancing, di luar jangkauan anak kecil. Banyak produk tersebut biasanya memiliki peringatan jika dapat berbahaya bagi anak-anak.

Hal lain yang perlu diperhatikan orang tua adalah untuk melihat rekomendasi umur yang tercantum pada mainan. Instruksi itu tak hanya diatur berdasarkan tingkat kesulitan mainan, namun juga mempertimbangkan bahaya yang ditimbulkan pada anak, salah satunya jika benda tertelan.

#TrendingNow

Comment 0