Source: needpix
Source: needpix

Beberapa ikan cantik terlihat bagus di akuarium rumah, tetapi sebagian besar dari mereka layak hidup di laut bebas. Salah satunya seperti ikan unik yang satu ini.

Seorang pemilik akun menyebar fotonya di Twitter karena terkesima ketika melihat mulut dari ikan ini. "Bibir dia lagi (lebih) seksi dari aku," cuit warganet asal Malaysia itu.

Tweet itu viral hingga disukai ribuan warganet lantaran banyak orang belum pernah melihat ikan seperti itu.  

Ikan itu merupakan triggerfish yang memiliki ciri tubuh berbentuk oval yang sangat padat, kepala besar, serta mata kecil yang terletak jauh dari mulut. Namun yang menjadi perhatian banyak orang adalah mulut kecil dan serangkaian gigi yang tersusun rapi itu.

Gigi dan rahang kuat yang dimilikinya digunakan untuk menghancurkan karang. Ya, ikan ini merupakan pemakan terumbu karang. 

Karena memakan karang mati yang ditumbuhi alga dan tumbuhan lain, mereka membuat karang tetap bersih. Pola makan mereka yang unik menjaga kondisi terumbu karang tetap baik.

Setelah memakan dan memprosesnya, batu itu dikeluarkan menjadi pasir-pasir putih yang mengindahkan dasar laut hingga pesisir pantai.

Lantas tweet viral tadi juga berhasil menarik perhatian @AD0RABOWL yang mengerti pentingnya kehadiran ikan itu di laut bebas. "Jika kalian melihat ikan ini di pasar sedang dijual, tolong jangan membelinya. Jangan meningkatkan arus permintaan dan penawaran ikan ini," cuitnya.

"Mereka membersihkan terumbu karang, dan setelah pencernaan, mereka membuang kotoran berupan pasir putih halus di dasar laut. Tanpa mereka, tingkat ganggang akan tinggi & lautan akan menjadi kotor."

If you see this fish in the market being sold, please don't buy them. Dont support demand & supply of it. This is parrot fish. They cleans reefs & after digestion, they poop fine sand for ocean floor. Without them, algae levels will be high & the ocean will be dirty. https://t.co/ME9Zaz2uOy

— ˢʸᵃᶠ #BlackLivesMatter (@AD0RABOWL) July 2, 2020

Namun pemilik akun itu keliru mengidentifikasinya sebagai parrotfish, yang sebenarnya adalah seekor triggerfish. Banyak orang keliru menyebutnya sebagai parrotfish karena susunan gigi yang mirip, dan keduanya juga bagian dari kelompok ikan pemakan terumbu karang. 

Parrotfish sendiri merupakan jenis kelompok dari 95 spesies ikan lainnya, famili ikan terbanyak yang hidup di Samudra Pasifik. Namanya itu diambil dari mulut dan gigi yang banyak tersusun dalam padat di luar tulang rahang mereka yang menyerupai paruh dari burung beo.

Banyak warga pesisir seperti di Hawaii melindungi ikan pemakan terumbu seperi parrotfish dan triggerfish karena dipercaya mempercantik keindahan pasir pantai mereka. Ya, itu benar karena cukup dengan mengunyah terumbu, parrotfish Hawaii yang besar dapat menelan kalsium karbonat karang dan mengeluarkan hingga 350kg pasir putih setiap tahunnya.

Bahkan, satu spesies parrotfish yang hidup di perairan Australia, dapat memproduksi hingga satu ton pasir putih setiap tahunnya. Ya, jadi pasir putih indah yang kalian injak di pantai kemungkinan berasal dari ikan pemakan karang, meski tidak semuanya.

Menurut Profesor David Bellwood, ahli ekologi kelautan di Universitas James Cook, kehadiran spesies parrotfish di laut sangatlah penting karena merupakan satu-satunya dari ribuan spesies ikan karang yang secara teratur melakukan tugas mengikis dan membersihkan terumbu karang pantai.

Para pemerhati ekologi laut kerap menyuarakan agar kelompok ikan pemakan karang tak diburu untuk menjaga jumlahnya sehingga tak terancam. Hal ini menyusul sejumlah pihak yang diketahui menangkap triggerfish karena warnanya yang cantik sehingga memeliharanya untuk menghias akuarium.

Daging parrotfish jarang dikonsumsi di Amerika Serikat, tetapi merupakan kelezatan di banyak bagian lain dunia. Menurut National Geographic, di Polinesia, ikan ini disajikan mentah dan pernah dianggap sebagai "makanan kerajaan," hanya boleh dimakan oleh raja.

#TrendingNow

Comment 0