BPJAMSOSTEK Jamin Pekerja Work From Home Imbas Pandemik Covid-19.
Berita terpopuler bisnis dimulai dari iuran BPJS Ketenagakerjaan akan dipotong hingga respons Bos Mayapada terhadap kasus Jiwasraya.

TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang hari Kamis, 9 Juli 2020, dimulai dari iuran BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek akan dipotong, Bos Mayapada angkat bicara karena institusinya disebut dalam kasus Jiwasraya hingga komentar Sri Mulyani akibat jebloknya penerimaan pajak.

Selain itu ada juga berita tentang permintaan Kementerian BUMN agar Maria Pauline mengembalikan dana Rp 1,7 triliun ke BNI hingga bos PT KAI yang mengeluhkan gerbong kereta buatan PT INKA yang rusak.

Sedikitnya ada tujuh topik terhangat dan paling banyak menyedot perhatian pembaca di kanal Bisnis. Berikut selengkapnya tujuh berita bisnis yang trending tersebut:

1. Iuran BPJS Ketenagakerjaan Akan Dipotong selama Tiga Bulan

Pemerintah berencana memotong iuran BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk relaksasi terhadap dampak pandemi virus corona. Beleid pemotongan itu sedang dalam tahap finalisasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam rapat bersama Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Direktur UtamaBPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Agus Susanto.

Ida menjelaskan bahwa pihaknya menginisiasi rencana pemotongan iuran BPJAMSOSTEK untuk memitigasi dampak Covid-19 yang memukul dunia usaha. Pemerintah pun akan memberlakukan pemotongan dan penundaan iuran bagi sejumlah program.

Simak berita lengkap terkait BPJS Ketenagakerjaan di sini.

2. Mayapada Disebut dalam Kasus Jiwasraya, Dato Tahir Angkat Bicara

Nama Bank Mayapada sempat disebut-sebut dalam pusaran kasus korupsi PT AsuransiJiwasraya (Persero). Pasalnya, terdakwa Benny Tjokrosaputro, memiliki utang cukup besar kepada PT Bank Mayapada Tbk.

Dato Sri Tahir, pemilik bank itu pun angkat bicara. Tahir menyampaikan bahwa fasilitas pinjaman yang diberikan kepada perusahaan Benny Tjokro tidak besar. Menurut dia, utang terdakwa kasus korupsi Jiwasraya itu tidak sebesar isu yang beredar di masyarakat. “Tidak besar jumlahnya sekitar Rp200 miliar,” ujar Dato Sri Tahir seperti dikutip Bisnis, Kamis 9 Juli 2020.

Tahir bahkan menjelaskan bahwa utangBenny Tjokro tersebut sudah beres. Sehingga, ia menegaskan bahwa bank miliknya tidak ada sangkut pautnya dengan kasus Jiwasraya.

Simak berita lengkap terkait Bank Mayapada di sini.

3. Pajak Jeblok Semester I 2020, Sri Mulyani Sebut Akibat PSBB

Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak jeblok pada semester I 2020. Kontraksi mendominasi seluruh jenispajak utama pada Mei dan Juni 2020 akibat melambatnya ekonomi dan pemanfaatan insentif fiskal Covid-19.

Realisasi penerimaan pajak pada enam bulan pertama 2020 tercatat hanya Rp 531,7 triliun atau tumbuh negatif 12 persen dibanding periode yang sama tahun 2019. Penurunan penerimaan pajak tersebut juga sejurus dengan pertumbuhan penerimaan negara yang minus 9,8 persen pada paruh awal 2020, menjadi hanya Rp 811,2 triliun.
"Selain adanya dampak penurunan ekonomi akibat PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), kita juga melihat pelambatan ekonomi dikombinasikan dengan insentif pajak yang mulai berjalan memberikan dampak terhadap pendapatan pajak yang mengalami penurunan," ujar Menteri KeuanganSri Mulyani Indrawati dalam rapat bersama Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat, Kamis, 9 Juli 2020.

Simak berita lengkap terkait Sri Mulyani di sini.

4. Dirut KAI Keluhkan Banyak Gerbong Kereta Buatan INKA Retak

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atauDirut KAI Didiek Hartyanto menyebutkan pihaknya tengah menghadapi masalah dengan PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA). Didiek menyebut sejumlah gerbong buatanPT INKA yang dipesan oleh perseroannya berada dalam kondisi retak.

“Itu jumlahnya signifikan dan ini sedang kami selesaikan. Kami ditengahi BPKP (Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan,” tutur Didiek dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 8 Juli 2020.

Menurut Didiek, PT KAI sudah melaporkan masalah tersebut kepada Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan. Perseroan pun meminta arahan terkait kelanjutan hubungan kerja sama antara KAI dan INKA.

Simak berita lengkap terkait PT KAI di sini.

5. Kementerian BUMN Minta Maria Pauline Kembalikan Rp 1,7 T ke BNI

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga ikut menanggapi penangkapan tersangka pembobolBNI Cabang Kebayoran Baru senilai Rp 1,7 triliun,Maria Pauline Lumowa. Arya berharap, dengan ditangkapnya tersangka pembobol itu, uang BNI bisa segera dikembalikan.

"Hal itu yang kita harapkan dari ekstradisi yg dilakukan oleh teman-teman Kementerian Hukum dan HAM ini," kata Arya melalui pernyataan kepada awak media, Kamis 9 Juli 2020.

Maria Pauline Lumowa merupakan salah satu tersangka utama kasus Unpaid L/C BNI Kebayoran Baru tahun 2002-2003 yang selama ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) di Kepolisian Republik Indonesia dan Red Notice di Interpol NCB.

Simak berita lengkap terkait BNI di sini

6. Jokowi Tunjuk Prabowo Jadi Leading Sector Lumbung Pangan Baru

Presiden Joko Widodo atauJokowi menyebut Indonesia memerlukan lumbung pangan baru sebagai cadangan logistik untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya krisis pangan.

"Saya kira kita tahu semuanya, FAO sudah mengeluarkan peringatan bahwa krisis pangan akan melanda dunia karena pandemi, juga karena memang adanya musim yang tidak bisa diatur dan diprediksi. Oleh sebab itu, kita menyiapkan sekarang ini yang namanya cadangan logistik nasional," ujar Presiden Jokowi di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, pada Kamis, 9 Juli 2020.

Pengembanganlumbung pangan baru di luar Pulau Jawa saat ini sedang dalam proses pengerjaan dan diharapkan bisa menjadi sumber cadangan logistik nasional untuk mencegah kekurangan pasokan pangan dalam negeri. Cadangan logistik tersebut juga digunakan untuk mengantisipasi krisis pangan sebagaimana yang diperingatkan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO).

Simak berita lengkap terkait Jokowi di sini.

7. Luhut Pandjaitan Sebut Pemulihan Ekonomi Bisa Lebih Cepat Jika…

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan InvestasiLuhut Pandjaitan mengatakan pemerintah fokus menangani pandemi Covid-19 yang dibuktikan dengan meningkatkan kapasitas tes hingga rata-rata sebanyak 20.308 tes per hari.

Ia pun mengatakan transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dilakukan dengan kewaspadaan tinggi dan promosi kesehatan terus dilakukan pemerintah secara masif baik di media sosial, media massa hingga lingkup masyarakat.

"Pemerintah selalu bekerja keras untuk meminimalkan penyebaran, dan setelah semua indikator terpenuhi, pembukaan dilakukan dengan kehati-hatian tinggi dan kewajiban semua pihak untuk terus melanjutkan protokol kesehatan," kata Luhut di hadapan ratusan perwira yang mengikuti Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LX dan LXI, Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas), seperti dikutip dari keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 9 Juli 2020.

Simak berita lengkap terkait Luhut di sini

Comment 0