Tetap Mengemudi, Pria di Australia Bergelut dengan Ular di Dalam Mobil

JawaPos.com – Pada musim-musim tertentu, kendaraan dalam hal ini mobil kerap digunakan hewan untuk bersembunyi dan mencari tempat untuk menghangatkan diri. Biasanya, yang kerap menyusup masuk ke dalam mobil adalah hewan pengerat seperti tikus, kucing dan hewan melata yakni ular.

Soal ular masuk ke dalam mobil, ada kisah mengerikan datang dari Australia. Baru-baru ini seorang pengemudi pria dilaporkan bergelut dengan ular yang masuk ke dalam mobilnya sambil tetap mengemudi dalam kecepatan hingga 123 km per jam.

Hal ini diketahui setelah seorang polisi jalan raya memberhentikannya karena mobilnya melebihi batas kecepatan yang ditetapkan. Polisi kemudian memaksanya menepi. Saat menepi, polisi terkejut karena pengemudi sedang bergelut dengan ular di ruang kemudi.

Pria Australia itu diketahui bernama Jimmy. Dia berjuang melawan reptil dengan pisau dan sabuk pengaman ketika petugas menurunkannya.

Para polisi yang menghentikan mobil tersebut tertegun. Mereka dihadapkan pada aksi seorang pengemudi yang melawan ular dengan pisau dan sabuk pengaman.

Dalam foto-foto yang beredar menunjukkan insiden tersebut. Jimmy bersandar di luar jendela mobilnya untuk menjelaskan kesulitannya. Dia mengatakan kepada petugas bahwa dia khawatir dia mungkin digigit ular berbisa yang bersembunyi di mobil pikapnya.

Jimmy melawan reptil dengan pisau dan sabuk pengaman saat ia mengemudi tetapi tidak dapat melambat di kecepatan 123 km per jam. Dia mengatakan kepada petugas bahwa dia digigit oleh ular coklat atau harimau yang merayap ke dalam mobilnya.

Ular jenis coklat atau ular harimau ditemukan tak bernyawa di dalam mobil usai bergelut dengan pengemudi, Jimmy (Queensland Police)

“Itu berada di ute (kendaraan utilitas atau pikap) saya. Saya pikir ular itu akan menggigit saya,” katanya seperti dilansir Daily Star, Jumat (10/7). Jimmy tampak panik. Dirinya menambahkan, “Anda bisa merasakan apa yang aku rasakan,” sambungnya.

Polisi yang terkejut itu bertanya apakah ular tersebut masih ada di mobilnya atau tidak. Kemudian, polisi bergerak ke bagian belakang kendaraan dan menemukan seekor ular berwarna coklat berdarah terkapar di kabin bawah mobil di atas tumpukan beberapa karung.

Petugas tersebut segera memanggil ambulans, khawatir itu bisa menjadi spesies yang mematikan. Jimmy menjelaskan ular itu menggeliat masuk ke mobilnya melalui tongkat persneling dan dengan erat melingkari kakinya.

“Semakin saya menggerakkan kaki saya, ular yang cukup besar itu semakin erat membelit,” katanya. “Kepalanya mulai naik ke kursi, di antara kedua kakiku,” jelas Jimmy.

Jimmy khawatir dia digigit ular yang diketahui sebagai ular coklat timur itu. Ular tersebut bertanggung jawab atas 41 persen kematian akibat ular di Australia. Ular itu mampu menyebabkan kematian akibat serangan jantung dalam hitungan menit.

Untungnya, dia tidak tergigit dalam perkelahian dengan reptil mematikan itu. Tapi, paramedis yang dipanggil ke tempat kejadian mendapati dia syok. “Ya, itu benar-benar menakutkan, aku tidak akan berbohong,” ucap Jimmy menceritakannya.

Comment 0