Tampil Klasik, Edisi Khusus Porsche 911 Targa 4S Ini Hanya 992 Unit

STUTTGART, Carvaganza.com – Memperingati 50 tahun 911 dan hadirnya 911 Targa terbaru belum lama ini, Porsche mengahdirkan seri eksklusif dari model terbarunya tersebut. Mengusung elemen klasik dari era awal, Porsche 911 targa 4S Heritage Design Edition diperkenalkan dengan jumlah terbatas.

Elemen desain eksterior dan interior bernuansa historis telah mengalami reinterpretasi dan dikombinasikan dengan teknologi terbaru dalam edisi terbatas yang dikerjakan oleh Porsche Exclusive Manufaktur. Eksklusif, Targa 4S Heritage Design Editioni ini hanya tersedia sebanyak 992 unit di seluruh dunia.

Angka 992 diambil dari kode seri 911 terbaru saat ini, yaitu generasi model 992. Generasi ini pertama kali meluncur pada akhir tahun 2018, menjadi evolusi terkini dan tercanggih dari sportscar ikonik dari Jerman satu ini.

“Dengan model Heritage Design, kami membangkitkan kenangan akan pelanggan dan penggemar tahun 50-an, 60-an, dan 80-an. Tidak ada merek yang dapat menerjemahkan elemen-elemen ini ke zaman modern sebaik Porsche, dan dengan cara ini, kami memenuhi keinginan pelanggan kami,” terang Oliver Blume, COE Porsche AG. “Kami juga membangun lini produk baru yang mewakili dimensi gaya hidup dalam strategi produk kami dengan edisi khusus eksklusif ini."

Desain

Body Targa yang anggun dipulas dengan warna khusus, yang disebut sebagai Cherry Red Metallic. Warna tersebut merupakan salah satu dari lima pilihan warna eksterior khusus lainnya untuk edisi Heritage ini. Porsche menggabungkannya dengan decal striping khusus sebagai penanda edisi eksklusif.

Logo emblem Porsche tampil dengan gaya font klasik, seperti pada era 1950 dan 1960-an, yang dipelopori oleh model 356. Emblem yang menempel pada body dan interior juga seluruhnya berwaran emas, menegaskan perayaan 50 tahun. Unsur klasik lainnya pada Targa 4S Heritage Design Edition ini adalah kaliper rem hitam, karena di era tersebut belum tercipta kaliper berwarna cerah.

Satu sentuhan khusus yang diberikan Porsche adalah satu emblem Porsche Heritage pada engine lid grille di belakang. Emblem ini menjadi tanda penghargaan pada perjalanan 100.000 kilometer Porsche 356 di masa lalu. Velg 20/21 inci dari Carrrera Exclusive Design mempercantik kaki-kaki 911 Targa.

Interior

Nuansa two-tone menjadi highlight untuk bagian interior, yang memadukan warna merah dan beige. Bagian atas merupakan lapisan kulit Bordeaux berwarna merah, yang meliputi setir dan bagian atas dashboard dan pintu. Sementara material OLEA Club leather berwarna Atacama Beige menghiasi sisi bawah interior.

Untuk jok, Porsche menggunakan material berbeda yaitu Corduroy, yang juga digunakan pada pintu. Material ikonik ini mengingatkan pada 356, yang membangkitkaan aura zeitgeist dan citra fashion di era 50-an.

Sesuai variannya, 911 Targa 4S Heritage Design Edition mengandalkan jantung pacu enam silinder 3.0 liter biturbo, yang menawarkan 450 hp dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,6 detik. Selain transmisi otomatis PDK 7-speed, Porsche juga menggunakan sistem penggerak all-wheel drive sesuai nama varian 4S.

Arloji Eksklusif

Setiap pembelian 911 targa 4S Heritage Design Edition, pelanggan akan langsung mendapat bundle khusus berupa jam tangan Porsche Design. Jam tangan mekanikal ini sama-sama diproduksi terbatas, seperti sang mobil, yaitu sebanyak 992 unit.

Tidak hanya jumlahnya, jam tangan ini pun terinspirasi dari detail mobil legendaris Porsche 356 dan model ikonik 911 Targa. Sebagai contoh, untuk penunjuk waktu, menggunakan white second hand dan Phosphorus Green rings, terinspirasi dari speedometer dan tachometer.

Tali (strap) jam tangan ini menggunakan material berkualitas dari Porsche interior leather dan mendapat emboss 911 sebagai bentuk kelanjutan penghormatan kepada sportscar ikonik ini.

Dihadirkannya 911 Targa 4S edisi khsusu ini menyusul model Heritage Design Edition lain yang sudah diluncurkan sebelumnya, yaitu 911 Speedster Heritage Design. Setidaknya akan ada empat model dari Porsche untuk edisi khusus 50 tahun ini.

1 of 7

WAHYU HARIANTONO

Comment 0