INDOSPORT.COM - Meraih predikat pemain terbaik tak serta merta buat sosok Cristiano Ronaldo terlihat sempurna. Emre Can selaku mantan rekan di raksasa Serie A Liga Italia, Juventus pun beberkan kejelekan sang megabintang.

Ronaldo dikenal kerap mempertontonkan permainan berkelas hingga selalu dielu-elukan di lapangan mulai dari meniti karier di Sporting Lisbon, Manchester United, Real Madrid, hingga saat ini di Juventus. Tak heran sampai kini fansnya tersebar di seluruh dunia.

Meski dikenal punya perangai ramah, baik, dan gemar lakukan aksi sosial, Ronaldo kabarnya hanya mau lakukan itu jika timnya menang. Can bersaksi hanya saat Juventus dalam keadaan kalah, watak asli bintang asal Portugal itu terlihat.

"Cristiano Ronaldo adalah seorang pemenang sekaligus pemimpin karena selalu memberikan semangat saat latihan klub. Tapi jika kami kalah moodnya akan sangat buruk," ucap Emre Can dilansir Soccer Laduna.

"Tapi sebaliknya jika kami menang, dia akan sangat bahagia dan tidak pernah lewatkan kesempatan untuk menghina klub lain. Apalagi agar tim lawan merasa terbebani kekalahan yang teramat sangat," tutupnya.

Hal ini pun didukung oleh kesaksian oleh Wojciech Szczesny selaku kiper utama Juventus. Kala Bianconeri kalah 1-2 lawan Verona di Serie A Liga Italia Februari lalu, Ronaldo dikabarkan marah kearah rekan setimnya dan enggan menerima swafoto bareng fans.

        Lihat postingan ini di Instagram                      

Sebuah kiriman dibagikan oleh Bleacher Report Football (@brfootball) pada 11 Des 2019 jam 3:19 PST

Tak hanya dalam kondisi kalah, Ronaldo juga cukup benci kalau ada fans yang terlalu memaksanya. Terbukti kala Juventus lakoni seleksi grup Liga Champions usai menang 2-0 atas Bayer Leverkusen pada Desember tahun lalu.

Seorang penyusup lapangan menarik baju Ronaldo hingga tersungkur jatuh saat laga telah sepenuhnya berakhir. Striker andalan Juventus itu sempat terlihat murka dan nyaris menghajar fans yang ingin meminta fotonya.

Comment 0