Tajir! Pria Ini Pakai Masker Berlapis Emas Seharga Rp56 Juta

Jakarta, IDN Times - Seorang pria India asal Pune Barat, Shankar Kurhade, merogoh kocek sebesar US$4.000 atau setara Rp56 juta (kurs Rp14 ribu) demi masker berlapis emas yang digunakannya untuk melindungi diri dari penyebaran virus corona (COVID-19).

Lapisan logam mulia itu beratnya sekitar 60 gram dan memerlukan waktu delapan hari untuk proses pembuatannya.

"Itu adalah masker tipis dan memiliki pori-pori kecil yang membantu saya bernafas," kata Shankar kepada AFP seperti dikutip dariBangkok Post, Kamis (9/7/2020).

"Saya tidak yakin apakah itu akan efektif untuk melindungi saya dari infeksi virus corona tetapi saya mengambil tindakan pencegahan lain," kata dia.

1. Shankar kerap menghiasi dirinya dengan emas

Tajir! Pria Ini Pakai Masker Berlapis Emas Seharga Rp56 Juta

Pria berusia 49 tahun ini mengakui kerap menghiasi dirinya dengan perhiasan emas seberat 1 kg saat sedang berada di luar termasuk gelang, kalung, dan cincin di setiap jari tangan kanannya.

Kurhade - yang perusahaannya membuat gudang industri - mengatakan, ia mendapat ide masker wajah emas setelah melihat laporan media tentang seorang pria mengenakan salah satu masker yang terbuat dari perak.

"Orang-orang meminta saya untuk narsis. Mereka terpesona ketika melihatku mengenakan topeng emas di pasar," ucapnya.

2. India mewajibkan penggunaan masker wajah

Tajir! Pria Ini Pakai Masker Berlapis Emas Seharga Rp56 Juta

India telah memperlakukan kewajiban menggunakan masker wajah di tempat-tempat umum dalam upaya untuk mengendalikan penyebaran virus di negara itu. Kasus virus corona di Negara Bollywood ini telah mencapai 650 ribu dan lebih dari 18.600 kematian.

3. Kasus virus corona dunia, India tiga besar

Tajir! Pria Ini Pakai Masker Berlapis Emas Seharga Rp56 Juta

Melansir dataWorldometers, Kamis (9/7/2020), jumlah kasus yang terkonfirmasi sebanyak 12.152.012 orang terinfeksi, 551.133 orang meninggal dunia, dan 7.017.742 orang sembuh.

Adapun India merupakan tiga besar kasus vorus corona terbesar di dunia:

Pertama,  Amerika Serikat: 3.156.416 orang terinfeksi, 134.830 orang meninggal dunia, dan 1.385.929 orang sembuh.

Kedua, Brazil: 1.716.196 orang terinfeksi, 68.055 orang meninggal dunia, dan 1.117.922 orang sembuh.

Ketiga,  India: 769.050 orang terinfeksi, 21.144 orang meninggal dunia, dan 476.550 orang sembuh.

Comment 0