Tangkapan layar sebuah utas pemilik akun Twitter @rcfinl, tentang kasus fetish menari hingga berkeringat berkedok riset

PIKIRAN RAKYAT - Usai viralnya kasus Gilang 'Bungkus' atau Gilang 'Fetish Kain Jarik', kini muncul kejadian serupa dengan menggunakan modus penelitian.

Kabar tersebut muncul setelah seorang korbannya memberikan pengakuan dalam sebuah cuitan akun Twitter.

Korban mengaku bahwa pelaku telah meminta dirinya untuk mengirimkan video saat sedang menari hingga berkeringat.

Korban yang diketahui bernama Refi Nissa Lestari membagikan kisah tersebut lewat akun Twitter pribadinya @rcfinl pada Kamis, 30 Juli 2020 lalu.

Refi mengunggah sebuah tweet berantai berisikan tangkapan layar percakapannya dengan pelaku, melalui fitur pesan singkat di Instagram.

"Sama nih kayak Mas Gilang, bedanya yang ini minta video lagi nari keringetan dengan alibi buat penelitian juga," tulis Refi dalam keterangan unggahannya, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com.

Dalam tangkapan layar tersebut, terlihat Refi tengah melakukan pembicaraan dengan akun Instagram @iqbalsali.

Selama percakapannya, pelaku bernama Iqbal meminta bantuan Refi yang merupakan mahasiswi jurusan seni tari di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk menjadi responden penelitiannya.

Pelaku sendiri mengaku sebagai seorang mahasiswa di salah satu universitas ternama di Bandung yang sedang melakukan penelitian dengan judul 'Hubungan Gerak dan Keringat Ditinjau dari Aspek Biokimia'.

Pelaku meminta bantuan Refi agar mengirimkan video saat dirinya menari hingga berkeringat, dengan dalih untuk bahan penelitian yang sedang dikerjakannya.

Tak berpikir lama, Refi pun menyadari bahwa videonya akan disalahgunakan oleh pelaku. Dirinya langsung menolak dan mengancam permintaan berkedok riset tersebut.

"Mas kira saya bodoh? Mana ada penelitian kayak gitu Mas. Temen-temen saya juga banyak anak UNPAD dan enggak ada penelitian kayak gitu. Sekalipun ada kenapa enggak Masnya aja sendiri yang gerak terus Mas lihat hubungan gerak Mas sama keringat Mas apa. Jangan aneh-aneh Mas zaman sekarang. Bisa viral loh kelakuan Mas kayak gini. Oh iya udah berapa orang yang Mas minta video nari sampe keringetan dengan alibi buat penelitian? Kasian untung saya bukan orang bodoh," tulisnya.

Hingga kini unggahan tersebut sudah mendapatkan sekitar 2.600 likesdan 202 retweet.

Sementara itu, salah satu akun Twitter dengan username @Ayamsayurrrrrr membalas unggahan Refi. Ia mengaku sempat menjadi korban dari niat buruk Iqbal.

Akun tersebut kemudian membagikan tangkapan layar dari percakapan di fitur pesan singkat Instagram antara dirinya dengan pelaku.

"Aku juga sempet ko di-DM kaya gitu, bego juga sih gue malah dikasih tau keringetnya dan gue juga udah curiga sih curiga kalau dia modus gitu," tulis akun @Ayamsayurrrrrr.

Seperti sudah diberitakan tim Pikiran-Rakyat.com sebelumnya, belakangan ini netizen pun tengah dihebohkan oleh kasus Gilang 'Bungkus' atau Gilang 'Fetish Kain Jarik'.

Gilang yang diketahui merupakan seorang mahasiswa di Universitas Airlangga Surabaya dinilai sudah melakukan pelecehan terhadap para korbannya.

Salah satu korban Gilang membagikan ceritanya melalui akun Twitter @m_fikris pada Rabu, 29 Juli 2020 lalu.

Setelah cerita @m_fikris menjadi viral, banyak korban lain yang muncul dan mengungkapkan bahwa pelaku mempunyai gairah seksual kepada objek-objek yang sifatnya bukan genital, atau biasa disebut fetish.

sama nih kaya mas Gilang, bedanya yg ini minta video lagi nari keringetan dengan alibi buat penelitian juga pic.twitter.com/qjmjhbG9Mf— Refi Nissa Lestari (@rcfinl) July 30, 2020

 ***

Comment 0