gareth bale - zinedine zidane
Gelandang Real Madrid Gareth Bale (kanan) mendapat instruksi dari pelath Zinedine Zidane pada laga melawan Legia Warsawa di Pepsi Arena, Warsawa, Rabu (2/11/2016). (AFP/Janek Skarzynski)

Bola.com, Jakarta - Masa Depan Gareth Bale di Real Madrid sepertinya sudah benar-benar berakhir. Baru-baru ini, Bale lagi-lagi menunjukkan tingkah laku buruk di bangku cadangan, yang kelewat tidak profesional.

Masalah Gareth Bale memang bukan hal baru. Dia tidak pernah mendapatkan kepercayaan Zinedine Zidane, yang membuatnya lebih sering duduk di bangku cadangan.

Zidane sendiri membantah tudingan masalah pribadi dengan Bale. Dia hanya mengambil keputusan profesional. Di sisi lain, Bale lebih banyak diam perihal nasibnya di Madrid.

Meski tak banyak bicara, perangai Bale sudah cukup jadi bukti ketidakpuasannya. Dia beberapa kali tersandung kasus, seperti kasus bendera Wales dan kasus main golf saat latihan tim.

Kini, Bale kembali tersandung kasus baru yang bahkan sampai memancing komentar Dimitar Berbatov. 

Kasus terbaru Bale masih segar, terjadi ketika Real madrid mengalahkan Granada 2-1, Selasa (14/7/2020) kemarin. Pada laga tersebut Bale lagi-lagi tidak dimainkan Zidane, hanya duduk di bangku cadangan.

Lalu, ketika Zidane menggunakan kuota pergantian pemain terakhir untuk pemain lain, Bale pura-pura tertidur di bangku cadangan, seakan-akan protes karena tidak dimainkan.

Gareth Bale sees Zidane’s last sub, laughs, and goes to sleep…⠀⠀ He gets paid €15M per year to do this. 😒 pic.twitter.com/IV6TqTekZH

— 𝕋𝕙𝕖 𝔽𝕠𝕠𝕥𝕓𝕒𝕝𝕝 𝔸𝕣𝕖𝕟𝕒 (@FootballlArena) July 12, 2020

Komentar Berbatov

Winger Real Madrid Gareth Bale tampak kecewa setelah golnya ke gawang Barcelona dianuli dalam lanjutan Liga Spanyol di Camp Nou, Kamis (19/12/2019) dini hari WIB. Duel bertajuk El Clasico itu berakhir 0-0.(AP Photo/Joan Monfort)

Di mata Berbatov, yang mengenal potensi Gareth Bale, sikap penyerang Wales itu sudah keterlaluan. "Gareth Bale lagi-lagi disorot karena pura-pura tidur di bangku cadangan ketika dia tahu tidak akan dimainkan melawan Granada," buka Berbatov kepada Betfair.

"Ketika saya melihatnya, saya nyaris tidak percaya. Saya melihatnya memasang masker menutupi matanya dan pura-pura tidur. Saya tidak bisa mendukung itu."

Bagi Berbatov, sikap Bale benar-benar sudah melewati batas. Dia tahu bagaimana rasanya frustrasi karena tidak dimainkan, tapi reaksi pura-pura tidur itu berlebihan.

"Itu [perangai Bale] tidak profesional dan tidak menghargai Real Madrid. Saya suka melihat Bale bermain dan saya bisa merasakan rasa sakitnya tidak bisa bermain, sebab saya pernah ada di posisi itu," lanjut Berbatov.

"Namun, reaksi seperti itu sungguh berlebihan. Madrid harus menemukan solusi untuk saga Bale ini. Kasus ini tidak bagus untuk Bale dan tim, dan ini jadi berita buruk,"

Berbatov pun meyakini hanya ada satu solusi yang sebenarnya sudah dipahami semua pihak. Bale harus meninggalkan Madrid, tidak ada jalan lain.

"Satu-satunya solusi adalah bale meninggalkan real Madrid. Jika saya adalah fans Madrid dan melihat ada pemain yang tidak menghargai tim seperti itu, saya bakal sangat marah," sambung Berbatov.

"Bale seharusnya meminta solusi, bahkan jika akhirnya dipinjamkan," tutupnya

Sumber: Marca

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, Published 16/7/2020)

Saksikan Video Pilihan Kami:

Comment 0