Naya Rivera ( Richard Shotwell/Invision/AP, File)
Naya Rivera ( Richard Shotwell/Invision/AP, File)

Liputan6.com, Jakarta - Hilangnya Naya Rivera seakan mempertegas keberadaan kutukan Glee. Dia diduga tenggelam di Danau Piru setelah tidak diketahui keberadaannya sejak Rabu (8/7/2020).

Naya Nivera bukan satu-satunya nama yang membuat kutukan Glee begitu ditakuti. Ada beberapa nama lain yang terlibat masalah sampai mencabut nyawa sendiri. 

Padahal Glee menjadi sebuah fenomena besar di industri televisi Amerika Serikat (AS) ketika tayang pada 2009. Serial ini berhasil menyajikan tontonan baru yang segar bagi publik.

Serial musikal itu dikenal berkarakter riang dan penuh energi yang terlihat pada setiap adegan menyanyinya. Konon, inspirasi terbesar dalam pembuatan serial Glee berasal dari sebuah kisah tentang kelompok paduan suara unik di sebuah sekolah di negara bagian Ohio.

Sang kreator, Ryan Murphy, tidak pernah menduga bahwa Glee mampu meraih sukses sangat besar. Bukan hanya sukses di televisi, Glee juga berlanjut pada penjualan soundtrack dan serangkain tur konser, sekaligus membuat para aktor dan aktrisnya kian populer.

Berikut Naya Nivera dan kutukan Glee:

Cory Monteith

Cory Monteith (AFP/Bintang.com)

Aktor asal Kanada yang memerankan karakter Finn Hudson ini ditemukan meninggal mendadak pada 2013, ketika berusia 31 tahun. Corey diketahui meninggal karena overdosis obat-obatan terlarang.

Sebelumnya, mantan kekasih aktris Lea Michele itu dilaporkan telah berjuang keras melawan ketergantungan terhadap narkoba. Ia diketahui telah mengonsumsi narkoba sejak usia 13, dan pernah melakukan pencurian di usia 16 demi memenuhi ketergantungannya.

Sejak usia 19 tahun, Corey telah berkali-kali melakukan rehabilitasi, tapi tidak bisa benar-benar lepas dari narkoba. Saat ditemukan meninggal, pihak kepolisian menemukan jarum suntik bekas, sendok, dan dua botol kosong sampanye di dekat jasad Corey.

Nancy Motes

Nancy Motes (AP)

Pada 2014, asisten produksi serial Glee, Nancy Motes, yang merupakan saudara tiri aktris Julia Roberts, dilaporkan meninggal karena bunuh diri.

Setelah kepergiannya, salah satu rekan produksi Cristina Lageman, mengungkapkan rasa sedih seluruh kru dan pemain serial Glee atas meninggalnya Corey dan Nancy.

Tidak jelas alasan yang mendorong Nancy untuk bunuh diri, tapi muncul desas-desus bahwa hal tersebut diakibatkan oleh tekanan kerja yang sangat tinggi di persaingan industri televisi AS.

Becca Tobin

Becca Tobin (Instagram)

Pada musim keempat penayangan serial Glee, aktris Becca Tobin bergabung untuk memerankan seorang pemandu sorak bernama Kitty Wilde.

Tahun 2014, suami Tobin, seorang wirausahawan bernama Matt Bendik, ditemukan meninggal sebuah kamar hotel di kota Philadeplhia, pada usia 35.

Saat itu, keduanya tengah berada dalam perjalanan bisnis, dan Bendik ditemukan tidak bernyawa oleh petugas hotel. Tidak ditemukan kaitan terhadap konsumsi alkohol atau obat-obatan terlarang pada kasus ini.

Naya Rivera

Naya Rivera (Dan Steinberg/Invision/AP, File)

Berperan sebagai pemandu sorak bernama Santana Lopez, Naya Rivera dikenal luas sebagai salah satu bintang utama yang tetap eksis sejak penayangan perdana serial Glee.

Namun, dalam beberapa waktu menjelang berakhirnya serial Glee, Naya mulai berubah sikap menjadi lebih emosional. Ia dilaporkan pernah melakukan tindak kekerasan terhadap suaminya, aktor Ryan Dorsey, dan hampir mendapat sanksi hukum karenanya. Keduanya kemudian bercerai. 

Pada pertengahan 2020, sosok berusia 33 tahun ini tidak diketahui keberadaannya setelah menyewa perahu di Danau Piru.

 

Mark Salling

Mark Salling. (John Shearer/Invision/AP, File)

Pemeran karakter Noah 'Puck' Puckerman ini diciduk oleh polisi pada 2015 atas tuduhan kasus pornografi anak. Proses sidang yang panjang kemudian memutuskan sanksi hukuman penjara, yang seharusnya akan mulai dijalani oleh Salling pada Maret mendatang.

Namun pekan ini, Salling dilaporkan meninggal karena gantung diri di sebuah pohon di pinggir sungai, tidak jauh dari rumahnya di Sunland, California. Salling meninggal pada usia 35.

 

KONTAK BANTUAN

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tldigital.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.

Saksikan Video Naya Rivera Berikut Ini

Comment 0