CEO Tesla Motors dan SpaceX Elon Musk

Beberapa waktu lalu, Kanye West mendeklarasikan diri ingin maju menjadi kandidat presiden di pemilu Amerika Serikat pada November mendatang. Ia mengaku, niatan itu adalah ilham yang turun dari Tuhan.

"Tuhan telah memberi pencerahan dan Tuhan berkata, inilah saat yang tepat (untuk menjadi presiden AS)," ungkap West dilansir AceShowbiz.

Ia pun telah menarik dukungannya terhadap Presiden Donald Trump. Suami Kim Kardashian itu merasa, Trump adalah sosok yang pengecut karena kabur ke dalam bunker saat terjadi demonstrasi Black Lives Matter.

Kabar terbaru menyatakan bahwa Kanye West siap maju menjadi presiden mewakili partai independen buatannya, Birthday Party. Ia pun siap menunjuk seorang pebisnis sukses untuk menjadi penasihat.

"Teknokrat kaya raya, Elon Musk, menjadi penasihatku dan pengkotbah dari Wyoming, Amerika Serikat, Michelle Tidball, siap menjadi wakilku," ujar West dilansir Forbes.

"Kami (West dan Musk) sudah membahas ini selama bertahun-tahun. Aku ingin, dia mengepalai program luar angkasa," sambungnya

Di sisi lain, Elon Musk sudah sempat menyatakan dukungannya terhadap Kanye West. Dukungan Musk disampaikan melalui Twitter. "Anda mendapat dukung penuh dari saya," ujar Elon Musk via Twitter miliknya, @elonmusk.

Jika benar-benar maju di pemilu November mendatang, Kanye West akan bertarung melawan dua kandidat lain, Donald Trump dan Joe Biden.

Comment 0