FOTO: Chelsea Tumbang di Markas West Ham United
Pelatih Chelsea Frank Lampard bereaksi saat menyaksikan timnya bermain melawan West Ham United pada pertandingan Premier League di London Stadium, London, Inggris, Rabu (1/7/2020). West Ham United mengalahkan Chelsea 3-2. (Michael Regan /Pool via AP)

Bola.com, Jakarta - Bos Chelsea, Frank Lampard, melontarkan pernyataan keras berkaitan dengan penerapan VAR di Premier League sepanjang musim ini. Ia mengatakan perlu ada "evaluasi besar" di akhir musim tentang bagaimana meningkatkan kinerja teknologi pembantu kerja wasit.

Lampard berbicara setelah Tottenham menyamakan kedudukan melawan Sheffield United  karena bola tangan Lucas Moura yang dilanggar di area dekat kotak penalti.

VAR memutuskan bola menyentuh lengan Moura ketika dia jatuh ke tanah sebelum Harry Kane mencetak gol.

"Saya pikir itu tidak seharusnya gol tersebut dianulir," kata Lampard.

"Ketika saya mendengarkan manajer mengeluh atau mengeluh, saya memahaminya. Secara emosional, itu sangat sulit untuk diambil.

"Saya juga menaruh simpati pada wasit dan, dalam hal ini, pejabat VAR karena ada aturan yang telah ditetapkan.

"Itu adalah di mana akal sehat bisa melegakan tetapi, jika buku peraturan menyatakan sesuatu, maka handball diberikan."

Dia menambahkan: "VAR telah meningkatkan kualitas kompetisi walau belum maksimal, harus ada cara untuk memperbaikinya."

"Saya pikir kita perlu duduk bersama di akhir musim dengan semua orang, mulai dari wasit, manajer, pemain, dan siapa pun yang terlibat dalam sepak bola, untuk berdiskusi menyampaikan masukan, untuk membuat penerapan VAR lebih maksimal musim depan."

Manajer Tottenham,Jose Mourinho, yang menjadi korban terakhir kontroversi teknologi VAR  khawatir sepak bola menuju arah yang salah.

Untuk kasus Moura, aturan mainnya resminya menyebut: bola tangan yang tidak disengaja oleh pemain yang menyerang hanya boleh dihukum jika setelah itu segera menghasilkan gol atau peluang yang jelas bagi pemain atau tim mereka.

Keputusan VAR tidak benar-benar salah, hanya saja terasa menyakitkan bagi Tottenham Hotspur.

Keputusan yang Sulit

Pelatih Everton, Carlo Ancelotti (kiri) dan pelatih Leicester City Brendan Rodgers menyaksikan pemainnya bertanding pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di di Goodison Park di Liverpool, Inggris, Rabu (1/7/2020). Everton menang tipis atas Leicester City 2-1. (Peter Powell / Pool via AP)

Pelatih Everton, Carlo Ancelotti, mengatakan: "Itu adalah keputusan yang sangat rumit dan sulit, tetapi keputusan yang mereka buat berasal dari aturan yang ada saat ini.

"Mungkin di akhir musim kita bisa berpikir untuk mengubah aturan semacam ini."

Manajer Leicester City Brendan Rodgers mengatakan sepak bola "menjadi sangat forensik dan kami mulai kehilangan semangat permainan kami."

Gol West Ham yang dicetak, Tomas Soucek, ke gawang Chelsea secara kontroversial dikesampingkan ketika Michail Antonio dihukum karena offside dan dalam posisi berada di garis pandang kiper The Blues, Kepa Arrizabalaga.

Manajer Crystal Ville Roy Hodgson menyindir halus kaitan kontroversi VAR yang jadi bulan-bulanan protes sejumlah pelatih Premier League: "VAR mengalami minggu yang sangat buruk."

Sumber: BBC

Video

Comment 0