Festival Film London akan digelar pada 7-18 Oktober 2020.
Festival Film London akan digelar pada 7-18 Oktober 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Festival Film London edisi 2020 akan menggabungkan format fisik dan daring. Pelaksanaan hibrida itu merupakan respons atas masih berlanjutnya pandemi Covid-19 yang menyebabkan krisis kesehatan global.

Rencana penyelenggaraan festival dijadwalkan pada 7-18 Oktober 2020. Selain acara langsung, akan ada pemutaran film digital dengan sedikitnya 50 premier film virtual. Porsi digital lebih banyak dibandingkan selebrasi fisik.

Direktur Festival Film BFI London, Tricia Tuttle, mengatakan bahwa perubahan itu perlu dilakukan untuk menanggapi pandemi global. Penyelenggara ingin acara berlangsung optimal dengan tetap mempertimbangkan masalah keamanan dan pembatasan fisik.

Menurut Tuttle, acara tahun ini memberi mereka kesempatan lebih untuk berpikir kreatif tentang akses festival. Dia ingin orang-orang kembali ke bioskop, juga venue independen dan budaya di Inggris yang merupakan bagian penting dari ekosistem film.

Festival fisik dan virtual mendatang memungkinkan banyak orang di luar Inggris turut terlibat dalam berbagai cara. Tuttle sangat bersemangat bisa membuat audiens menyimak deretan film yang membuat mereka tertawa, menangis, atau merenung.

"Melalui sejumlah kemitraan dan platform, kami tidak sabar menunggu untuk membagikan banyak film baru yang luar biasa tahun ini, dari seluruh dunia, seniman dari berbagai latar belakang, dan dengan banyak cara pembuatan," ungkapnya.

Program lengkap Festival Film London akan diumumkan pada 8 September 2020, saat peluncuran resminya. Akan ada 12 film baru yang diputar di sejumlah bioskop Inggris, selain ditayangkan di tempat utama acara BFI Southbank selama periode festival.

Khusus edisi mendatang, festival menghilangkan juri industri tradisional, namun menghadirkan empat kategori lain. Ada kategori fitur fiksi terbaik, fitur dokumenter terbaik, film pendek terbaik, dan XR (teknologi realitas) terbaik.

Deretan pemenang akan diumumkan dalam upacara daring secara live pada penghujung pekan terakhir festival. Kategori lain tetap sama, yakni Cinta, Debat, Tertawa, Kegelisahan, Kultus, Perjalanan, Ciptakan, Keluarga, Harta Karun, dan Experimenta. 

Program juga akan menampilkan film pendek internasional, bincang santai dengan sineas dan aktor, serta pameran virtual baru XR dan Immersive Art. Penyelenggara menjamin kegiatan fisik nondigital menerapkan protokol yang ketat.

Delegasi industri dan media hanya akan memiliki akses ke program digital. Masing-masing delegasi mendapat akses ke pemutaran pratinjau melalui perpustakaan menonton yang aman serta program terpisah lain, dikutip dari laman Deadline

Comment 0