FOTO: Manchester United Hajar Bournemouth di Old Trafford
Para pemain Manchester United merayakan gol Bruno Fernandes ke gawang Bournemouth pada pertandingan Premier League di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu (4/7/2020). Manchester United menang 5-2 atas Bournemouth. (Dave Thompson/Pool via AP)

Manchester - Mantan anak buah Sir Alex Ferguson, Rene Meulensteen percaya kalau Manchester United bisa merebut gelar juara Premier League musim depan. Terlebih, Meulensteen menyebut MU sudah mendapatkan orang dalam yang tepat untuk menjadi kampiun Premier League.

Sejak Sir Alex Ferguson pensiun sebagai nakhoda Manchester United pada 2013, peraih 20 gelar Premier League itu sudah bergonta-ganti pelatih, mulai dari David Moyes, Louis van Gaal, dan Jose Mourinho. Namun ketiganya tidak pernah bersentuhan dengan tim yang bermarkas di Old Trafford tersebut.

Kini harapan itu muncul setelah Setan Merah, sebutan Manchester United, mempercayakan kursi pelatih kepada Ole Gunnar Solskjaer. Selain itu, Solskjaer juga dibantu oleh Mike Phelan, orang yang pernah menjadi asisten Ferguson.

Dengan adanya dua orang dalam yang sudah lama mengenal budaya klub, Manchester United tidak terkalahkan dalam 16 pertandingan. Rinciannya, Setan Merah meraih 12 kemenangan dan empat hasil imbang.

"Dari sudut pandang saya, mencari orang dari dalam klub yang berarti mempertahankan budaya dan menggunakan orang-orang yang paham akan filosofi, dan menjaga kontinuitas klub, atau membawa seseorang dari luar, yang berarti mengubah segalanya yang berpengaruh pada klub," kata pria yang menjadi asisten Ferguson di Manchester United pada 2007 hingga 2013, dikutip dari Manchester Evening News.

 

Alami Kegagalan

Striker Manchester United (MU) Anthony Martial (tengah) bersama Juan Mata dan Marcus Rashford merayakan gol ke gawang Partizan pada matchday keempat Grup L Liga Europa di Old Trafford, Jumat (8/11/2019) dini hari WIB.(AP Photo/Dave Thompson)

Meulensteen menyebut Manchester United sudah mengalami kegagalan usai menunjuk tiga manajer yang tidak mengenal budaya klub. Tiga kesalahan itu membuat manajemen Setan Merah disebut Meulensteen memakai cara lama.

"Sangat jelas kalau semua orang merasa perlu berubah dari yang sebelumnya bergerak menjauh dari era Sir Alex Ferguson, kini mereka perlu membawa seseorang kembali yang paham budaya klub dan etos Ferguson," ujar pria yang kini menjadi asisten manajer Timnas Australia tersebut.

"Itu sebabnya mereka membawa Ole Gunnar Solskjaer kembali, dengan Mick Phelan di sana. Mereka ingin membangun kembali klub dengan etos yang sama dengan apa yang Sir Alex lakukan selama bertahun-tahun. Saya bisa mengerti itu," ucap pria yang kini berusia 56 tahun tersebut.

 

Sumber: Manchester Evening News

Disadur dari: Liputan6.com (Cakrayuri Nuralam/Adyaksa Vidi, published 6/7/2020)

Saksikan video pilihan berikut ini:

Comment 0