Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. (Foto: KKP)
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. (Foto: KKP)

JAKARTA, iNews.id – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memberhentikan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) M Zulficar Mochtar. Seiring pemberhentian tersebut, Edhy juga mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo untuk pengisian jabatan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Biro Humas dan Hubungan Luar Negeri KKP Agung Tri Prasetyo menuturkan, KKP merupakan salah satu kementerian yang memiliki tugas mengelola sumber daya alam Indonesia, khususnya sumber daya kelautan dan perikanan Indonesia. Upaya menjalankan tugas strategis ini ditempuh salah satunya melalui manajemen pegawai negeri sipil yang akuntabel, transparan, dan berbasis sistim merit.

Merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil juncto Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, khususnya Pasal 106 disebutkan bahwa Jabatan Tinggi Utama dan Jabatan Tinggi Madya tertentu tidak dapat diisi dari kalangan non-PNS untuk bidang rahasia negara, pertahanan, keamanan, pengelolaan aparatur negara, kesekretariatan negara, pengelolaan sumber daya alam, dan bidang lain yang ditetapkan Presiden.

Untuk itu, Zulficar Mochtar diberhentikan dari jabatan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP. Pemberhentian terhitung sejak Senin (13/7/2020). Menteri Edhy selanjutnya mengusulkan pengisian jabatan dirjen Perikanan Tangkap yang ditinggalkan Zulficar.

"Tujuannya jelas agar pejabat pengganti segera ada dan menjadi bagian team work KKP melayani stakeholders kelautan dan perikanan," ucapnya.

Comment 0