Diduga Rem Blong, Vario Tabrak Tembok, Nyawa Bapak dan Anak Melayang
Korban kecelakaan lalu lintas tunggal di Cimenyan tergeletak di tengah jalan. Foto/Tangkapan Laya Video Viral

Nyawa Jajang Rohmat (32) dan anaknya Bilal (8) melayang dalam kecelakaan tunggal di Jalan Terusan Padasuka, Kampung Balong, Desa Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Minggu (5/7/2020) sekitar pukul 13.00 WIB.

Selain dua korban meninggal di lokasi kejadian, kecelakaan maut tersebut juga menyebabkan Wiwin Sunarti (30), istri almarhum Jajang dan bayinya, Nabila, mengalami luka-luka ringan.

Keempat korban yang merupakan warga Jalan Jatihandap RT 03/06, Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung itu, dibawa ke RS Santo Yusuf, Kota Bandung.

Kapolsek Cimenyan Kompol Sumi mengatakan, berdasarkan penyelidikan anggota Unit Lalu Lintas Polsek Cimenyan, sebelum mengalami kecelakaan tunggal, Honda Vario 150 warna silvel nopol D 2122 DD yang dikendarai korban, melaju dari arah atas, Puncak Bintang menuju arah bawah Kampung Balong.

Saat sedang melaju dari arah Cartil di jalan menujun tajam, ujar Kapolsek, diduga sepeda motor Vario yang ditumpangi keempat korban mengalami rem panas karena sehingga rem tidak berfungsi.

"Motor tidak bisa berhenti lalu korban menabrakan ke dinding rumah pas di depan pertigaan Kampung Balong. Akibat hantaman keras itu, kepala korban terluka parah meski telah memakai helm," kata Kompol Sumi saat dikonfirmasi, Minggu (5/7/2020).

Petugas Unit Lantas Polsek Cimenyan, ujar Sumi, langsung meluncur ke lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga meminta keterangan dari saksi-saksi.

"Selanjutnya Korban dibawa ke UGD RSU Santo Yusup Bandung. Kendaraan yang rusak parah di bagian depan dibawa ke mapolsek," ujar Kapolsek.

Kompol Sumi menuturkan, korban Jajang Rohman meninggal dunia akibat mengalami benturan di kepala setelah kendaraanya menabrak dindin. Begitu juga dengan anaknya Bilal, mengalami benturan di kepala. "Istri korban dan bayinya Nabila luka ringan luka ringan," tutur Kompol Sumi.

Comment 0