foto: Instagram/@katesreplikates
"Ini adalah hobi yang membuat ketagihan," ungkap wanita itu.

Brilio.net - Memiliki idola memang sudah menjadi hal yang wajar, mulai dari mengidolakan seorang selebriti, tokoh politik, kartun dan lainnya. Namun ada beberapa orang yang benar-benar mengidolakan seseorang secara gila-gilaan, dalam artian mereka rela bergaya atau menggunakan barang-barang yang digunakan oleh idolanya itu. Menariknya lagi, mereka yang sudah terobsesi tersebut rela mengeluarkan uang hingga ratusan juta.

Salah satunya adalah Danielle Magness-Wellmann, wanita berusia 41 tahun asal Amerika Serikat ini begitu terobsesi dengan anggota kerajaan Inggris, sebut saja Catherine, Meghan Markle, dan Kate Middleton. Dilansir brilio.net dari stuff.co.nz, Jumat (10/7), Danielle Magness-Wellmann mengatakan ia lebih kerap menirukan gaya Kate Middleton. Hal ini pertama kali ia rasakan pada 2011 lalu, ketika Kate dan Pangeran William bertunangan. Keinginannya untuk mengikuti gaya Kate Middleton semakin besar. Ia mulai mengalokasikan 1.000 dolar AS atau setara Rp 14,3 juta dari gaji tahunannya sebagai dokter.

Lihat postingan ini di Instagram

Lovely dress ๐Ÿ’— Perfect for Summer ๐ŸŒž . . . #replikate #royalcloset #katemiddleton #katescloset #hrhkatemiddleton #wwkd #katemiddletonstyle #replikates #whatkatewore #myroyalcloset #duchessofcambridge #katemiddletoninspired #realkate #duchesskate #royalty #britishroyals #british #summerdress #russellandbromley #accessorize #instastyle #instafashion #floraldress

Sebuah kiriman dibagikan oleh Danielle Magness-Wellmann (@katesreplikates) pada 9 Jul 2020 jam 5:26 PDT

Danielle Magness-Wellmann mengatakan bahwa pakaian yang ia kenakan tidak semua merek asli seperti yang digunakan kerajaan Inggris. Ia hanya mencari pakaian yang serupa dengan harga yang murah pula tentunya. Ia bahkan rela menghabiskan penghasilan bulanannya untuk membeli 15 baju serupa yang dikenakan idolanya.

"Saya mulai memperhatikan pakaian Kate Middleton ketika mereka bertunangan dan jatuh cinta dengan gayanya. Saya pikir Kate berperan sebagai panutan yang luar biasa baik dari segi substansi maupun gaya," kata ibu satu anak ini.

"Ketika dia memakai sesuatu yang bisa diakses oleh publik, itu adalah kesempatan untuk memiliki sepotong busana bersejarah. Tidak mungkin saya bisa mengenakan ball gown Givenchy tetapi beberapa pakaiannya dari Reiss, Hobbs dan bahkan Zara," lanjutnya.

Membeli pakaian yang digunakan Kate Middleton tentunya tidak murah. Danielle Magness-Wellmann memutar otak, salah satu caranya adalah mencari penjahit yang bisa menjahitkan pakaian serupa dengan Kate Middleton. Ia juga sering mencari-cari pakaian yang kerap digunakan Kate lewat media sosial.

"Namun jika 500 dolar AS, saya akan menghubungi penjahit yang dapat membuat replika untuk sepersepuluh dari harga. Namun, saya sebelumnya telah membeli pakaian mahal," tambah Danielle.

Terkadang perjuangannya untuk mendapatkan pakaian yang digunakan idolanya tidaklah mudah. Seperti yang ia katakan. Danielle tidak dapat membeli ketika Kate mengunjungi Pakistan pada 2019 karena zona waktu yang berbeda. Meski begitu, hal itu tidak menghalangi semangatnya untuk menirukan gaya Kate Middleton. Baginya ini adalah hobi yang menyenangkan.

"Ini adalah hobi yang membuat ketagihan. Saya tidak bisa selalu menjaga penampilan seperti Kate karena zona waktu yang berbeda sehingga dapat mempengaruhi berapa banyak pembelian," jelas Danielle.

Lihat postingan ini di Instagram

Celebrating Pride Day 2020 with a Royal Rainbow of Fashion ๐ŸŒˆ . . . #prideday #replikate #royalcloset #meghanmarkle #meghanmarklefashion #meghanstyle #meghansmirror #meghanandharry #marklesparkle #katemiddleton #myroyalcloset #katescloset #hrhkatemiddleton #duchessofcambridge #duchesskate #whatkatewore #myroyalwardrobe #katescloset #queenletizia #letizia #letiziaortiz #royalty #royals #rainbow #princesssofia #princesssofiaofsweden #zara #lkbennett #aritzia #royalfashion

Sebuah kiriman dibagikan oleh Danielle Magness-Wellmann (@katesreplikates) pada 27 Jun 2020 jam 10:01 PDT

Ketertarikannya untuk menirukan gaya anggota kerajaan Inggris, membuatnya telah menghabiskan 31.000 dolar AS atau sekitar Rp 447 juta.

Comment 0