Ilustrasi Rasanya di Neraka | Unsplash

Aku orang yang religius. Kami semua orang yang religius. Aku. Orang tuaku. Seluruh keluargaku. Orang-orang di pemukimanku. Kami tak pernah melewatkan ibadah tiap Sabtu dan tidak ada satupun hari raya yang tak kurayakan. Kami selalu mengisinya dengan cara berbeda, kadang berpesta, kadang berpuasa.

Ketika perang tiba, kami percaya, Tuhan pasti menyelamatkan kami.

Kami mendengar di luar negara kami, bom diledakkan dimana-mana. Semua negara berperang. Semua yang menjadi warga negara diwajibkan mendaftar untuk berperang.

Namun kami beruntung. Kami dibebaskan dari wajib militer.

Bahkan, pemimpin negara kami membawa kami ke tempat yang aman. Ya, kata mereka di sana kami akan dilindungi dari perang yang berkecamuk. Maka kami semua pergi dari kota kami, menggunakan truk-truk militer yang berbaris di jalan. Aku membawa seluruh keluargaku, tentu saja.

Namun kata mereka, pertolongan mereka ini tidaklah gratis. Di sana, kami diwajibkan untuk bekerja. Tentu saja kami tak keberatan. Kami hanya petani biasa yang bekerja keras di ladang. Kadang, aku ingin meninggalkan pekerjaanku itu, terutama saat kami menderita pada musim dingin.

Mereka juga akan memberi kami baju baru, piyama dengan motif garis-garis. Aku justru berterima kasih. Kami tak pernah membeli baju baru selama bertahun-tahun.

Kehidupan kami akan jauh lebih baik di sini, jauh dari segala kekejaman perang.

Aku sudah bisa melihatnya, bangunan-bangunan dari batu bata yang menyambut kami.

Di gerbangnya tertulis, "Arbeit macht frei".

Bekerja akan membebaskanmu.

Aku sangat bersemangat.

***

Creepypasta berasal dari kata copy pasta, yang merupakan sebutan dari cerita-cerita horror yang berada di internet dan cerita tersebut di kirimkan ke berbagai forum serta situs-situ lainnya untuk memberikan ketegangan dan ketakutan bagi pembaca-pembaca mereka.

@creepypasta.id adalah akun instagram yang membagikan creepypasta terbaik dan bertujuan untuk berbagi kengerian creepypasta dengan seluruh penikmat cerita horror di Indonesia.

 

Temukan Cerpen atau Riddle Misteri Lainnya

Cerpen Misteri: Berlin, Blind Man and Butcher

Riddle: Petak Umpet

Cerita Pendek: Psikolog Terbaik di Dunia

Riddle: Apartemen Baru

Comment 0