Viral kakek dan pemuda cekcok gegara petasan. (Foto: Instagram/Tangkapan Layar @fakta.indo)

Baru-baru ini viral video kakek marah-marah dengan seorang pemuda yang mengotori jalan dengan bermain petasan menjadi perbincangan di dunia maya. Kakek tersebut tampak emosional dan hampir menampar pemuda yang memakai baju batik.

Video itu pun mendadak heboh dan beredar luas di media sosial. Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @fakta.indo Senin, (25/5). Dalam video tampak seorang kakek dan pemuda terlibat cekcok karena petasan.

Kakek yang memakai pakaian serba putih itu terlihat kesal dan marah kepada seorang pemuda berbaju batik. Kakek itu menyebut menyalakan petasan bukanlah tradisi untuk merayakan hari raya Idulfitri.

Apalagi, dari video itu tampak jalanan kotor penuh dengan kertas warna putih. Merasa tidak terima, kakek yang belum diketahui pasti identitasnya itu marah karena ia kerap menyapu jalanan tersebut.

Viral kakek dan pemuda cekcok gegara petasan. (Foto: Instagram/Tangkapan Layar @fakta.indo)

"Yang (mau) nyapu ini nanti siapa? Enggak ada tradisi seperti ini. Kalau mau nyalain (petasan) di sawah sana, jangan di sini. Aku yang (selalu) nyapu di sini," ucap kakek tersebut.

Kendati demikian, pemuda itu malah menjawab dengan ucapan yang menggelitik. Ia menganggap jalan yang penuh dengan kertas warna putih itu akan bersih sendiri dengan hempasan angin.

Mendengar hal itu, sang kakek tampak tak bisa menahan emosi dan hampir menampar pemuda tersebut. Ia terlihat kesal kerena pemuda itu menjawab dengan asal-asalan.

Hingga saat ini, belum diketahui pasti di mana peristiwa tersebut. Akan tetapi, video percekcokan antara sang kakek dengan pemuda itu tengah ramai dibahas di media sosial. Bahkan, banyak warganet yang menyesalkan ucapan pemuda itu yang seakan tidak menghormati sang kakek.

"Yang pernah muda dan belum jadi tua. Yang paham paham aja," tulis @doniantony.

"Yang ngepel siapa? Hujan, Pak," lanjut @rnggfahrexa_17.

"Enggak ada akhlak. Kasihan bapaknya. Harusnya di lapangan atau depan rumah lo sendiri, kalau mau," timpal @r.edy_kesuma. (fre)

Comment 0