Boruto Episode 156 Ungkap Kenapa Butterfly Mode Chocho Lemah!

Chocho sudah lama bisa Butterfly Mode. Sejak episode 67, ia bisa membuat dirinya jadi kurus dengan jutsu ini.

Namun sementara bagi Choji Butterfly Mode bisa jadi jurus pamungkas, Chocho seperti hanya bisa menggunakannya untuk mengubah bentuk tubuhnya. Ia bahkan seperti enggan menggunakannya di pertempuran serius.

Boruto episode 156 ungkap kenapa Butterfly Mode Chocho lemah! 

1. Sejak awal, itu bukan Butterfly Mode sempurna

Boruto Episode 156 Ungkap Kenapa Butterfly Mode Chocho Lemah!

Di Boruto episode 156 ini, Anko bahkan dengan gamblang menyebut Butterfly Mode Chocho sebelumnya hanya teknik tiruan.

Teknik tiruan Butterfly Mode itu memiliki beberapa kelemahan. Saat Chocho tidak menggunakan tekniknya, ia langsung kembali ke bentuk tubuhnya yang sejati.

Padahal seharusnya Butterfly Mode menguras kalori pemakannya, sampai Choji akan jadi kurus dan hanya bisa gemuk lagi setelah makan dulu. 

Kelemahan lainnya? Chocho malah jadi lemah saat menggunakannya. Teknik Butterfly Mode tiruan itu benar-benar hanya berfungsi untuk membuat Chocho kelihatan kurus. 

2. Yang diperlukan Chocho adalah tekad di balik pengerahan jutsu-nya

Boruto Episode 156 Ungkap Kenapa Butterfly Mode Chocho Lemah!

Untuk mencapai wujud Butterfly Mode sejati, Chocho harus memiliki tekad kuat di balik pengerahan jutsu-nya. Kalau ia berubah hanya karena ingin berubah, ya hasilnya tidak ada.

Di Boruto episode 156 ini, pertama kali Chocho mengerahkan Butterfly Mode sejati adalah untuk melindungi gerobak kacang. Tekadnya begitu besar, hingga ia tanpa sadar mengaktifkan wujud sejati jurusnya.

Chocho malah sampai jadi kurus dan harus makan biar bisa pulih ke wujud sejatinya, sebagaimana yang biasa dihadapi Choji. Situasi ini membuat Chocho sempat kejar-kejaran konyol dengan para penjahat filler yang mengincarnya.

Begitu akhirnya ia terdesak di klimaks episode, Chocho bertekad melindungi kacang dan juga Anko. Ini memberinya kekuatan untuk transformasi sejati dan menyingkirkan para pejahat filler yang menyebalkan. 

3. Anko muncul, tapi tidak berbuat banyak

Boruto Episode 156 Ungkap Kenapa Butterfly Mode Chocho Lemah!

Di Boruto episode 156 ini, Anko Mitarashi yang sudah jarang kelihatan sejak Boruto lulus Akademi akhirnya bertempur lagi.

Dia dan Chocho berinisiatif melindungi gerobak kacang setelah mendengar pasokan barang sebelumnya dirampok, sehingga toko makanan kacang azuki kesulitan bahan baku. 

Namun karena bintang episode ini Chocho, Anko pun pada akhirnya tak berbuat banyak. Dia bisa dilumpuhkan dengan mudah oleh penjahat filler yang ia hadapi di episode ini, lalu dia terjebak batu hingga Chocho yang harus menyelesaikan masalah. 

4. Sekarang, Butterfly Mode seharusnya siap untuk digunakan di pertempuran sungguhan

Boruto Episode 156 Ungkap Kenapa Butterfly Mode Chocho Lemah!

Sekarang, kita sudah tahu kalau Butterfly Mode Chocho sebelum ini hanya teknik tiruan. Baru di Boruto episode 156 ini dia menguasai wujud sejatinya.

Ini berarti meski cara dia menyadari tekniknya konyol, Chocho bisa mengerahkan jutsu ini untuk alur yang lebih serius nanti. 

Kita lihat apakah Ino-Shika-Cho akan terlibat lebih banyak melawan Kara atau musuh sulit lainnya. Di opening terbaru Boruto sih Ino-Shika-Cho ikut melawan Kara, meski di manga mereka tidak ikut melawan Boro dan Delta. 

5. Boruto episode 157 akan masuk alur Kara yang ceritanya orisinal untuk versi anime

Boruto Episode 156 Ungkap Kenapa Butterfly Mode Chocho Lemah!

Boruto episode 156 mengakhiri rangkaian episode santai setelah alur bandit Mujina. Preview Boruto episode 157 sudah memperlihatkan kalau di episode mendatang, kita memang akan melihat Konoha mulai menelusuri jejak Kara. Organisasi yang kini jadi musuh utama di manga.

Namun, alur ini tidak akan langsung mengadaptasi versi manga, yang melibatkan Ao dari Kirigakure. Ini Sasuke dan Sai, tampaknya ditemani Tim 25, akan menyelidiki Amegakure.

Episode yang tidak ada Borutonya dengan tokoh utama Sasuke dan Sai pula? Wah ini bisa menarik.

Itulah kejadian-kejadian menarik di Boruto episode 156. Gimana menurut kamu? Sampaikan di kolom komentar! 

Comment 0