Bocah Tujuh Tahun Jadi Korban Pencabulan di Gunungsari

MATARAM-Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB membekuk terduga pelaku pencabulan berinisial AB. Pria berusia 33 tahun itu dibekuk di salah satu perumahan di Ranjok, Gunungsari, Lombok Barat (Lobar), Kamis (9/7) lalu. ”Ya, sudah ditangkap pelakunya,” kata Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Hari Brata, Jumat (10/7).

Dari hasil penggeledahan ditemukan beberapa barang bukti. Seperti, satu buah baju warna merah muda, celana panjang berwarna biru, dan satu buah celana dalam. ”Untuk sementara itu saja barang bukti yang ditemukan,” bebernya.

Penangkapan tersebut dilakukan berawal dari laporan pihak keluarga. Anaknya yang masih berusia tujuh tahun diduga telah dicabuli AB. ”Kami langsung bergerak ke TKP dan menangkap pelaku,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, AB melakukan tindakannya di salah satu rumah kosong. Dia menjanjikan akan memberikan korban uang. ”Dijanjikan uang sebanyak Rp 3.000,”  jelasnya.

Di rumah kosong itu, pelaku menyuruh korban untuk memegang alat kelaminnya. Namun, korban menolak. ”Pelaku terus memaksa,” terangnya.

AB membuka celana korban. Lalu menidurkan. Hingga AB menidurkan dan menindih korban. ”Pelaku  memasukkan alat kelaminnya ke dalam alat kelamin korban,” ungkapnya.

Saat ini tim masih melakukan pengembangan dan pemeriksaan terhadap para saksi. ”Masih pemeriksaan belum tahu perkembangannya,” ujarnya.

Dia belum mendapatkan hasil laboratorium terkait tes visum yang dilakukan. ”Belum kita masih menunggu ini,” ungkapnya.

Dari perbuatannya, AB dijerat  pasal 81 ayat (2) juncto pasal 76 D Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan presiden pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya paling lama 15 tahun penjara. (arl/r2)

Comment 0