Penumpang bus di Rusia saat wabah virus corona Foto: Reuters/Eduard Korniyenko

Pertumbuhan kasus positif virus corona di Rusia masih tinggi. Dilaporkan Reuters, ada tambahan 6.632 kasus positif corona di negara Beruang Merah pada Sabtu (4/7).

Dengan tambahan kasus tersebut, tercatat ada total 674.515 orang terjangkit corona di Rusia. Sementara, pada hari yang sama ada juga penambahan kasus meninggal 168 sehingga total 10.027 jiwa.

Sebenarnya kurva kasus harian di Rusia cenderung turun dari beberapa hari sebelumnya. Namun kekhawatiran akan kembali melonjaknya kasus corona terus membayangi.

Hal itu bukan tanpa sebab, selain karena Moskow telah mencabut pembatasan termasuk izin bepergian pada 8 Juni lalu yang menyebabkan warga memenuhi lokasi publik, proses referendum pun jadi salah satu penyebab.

Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri parade militer Rusia. Foto: Host photo agency/Mikhail Voskresenskiy via REUTERS

Sebelum referendum berbuah hasil 78 warga Rusia setuju perubahan konstitusi, yang memungkinkan Vladimir Putin memimpin hingga 2036, prosesnya diwarnai dengan pencabutan secara bertahap lockdown parsial di sejumlah daerah.

Pencabutan lockdown itu untuk bersiap mengadakan pemungutan suara dalam referendum tersebut. Langkah ini dinilai memunculkan bayangan akan adanya pelonjakan penumbuhan kasus positif corona di Rusia.

Sementara, dalam data yang dipublikasikan Johns Hopkins University and Medicine, Rusia menempati posisi ketiga dengan jumlah orang terinfeksi terbanyak di dunia setelah Amerika Serikat dan Brasil. Adapun secara global, virus ini telah menjangkit lebih dari 11 juta orang di dunia.

Comment 0