Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Suara.com - Seorang virologis China mendukung klaim bahwa China berusaha menutupi kasus virus corona Covid-19 dan terpaksa melarikan diri ke Amerika Serikat (AS).

Dr Li Meng-Yan, seorang spesialis virologi di Sekolah Kesehatan Masyarakat Hong Kong, mengatakan ia telah memutuskan untuk meninggalkan wilayah itu. Karena, ia tahu cara China memperlakukan para pelapor.

Sejak wabah virus corona Covid-19 pertama kali menjadi perhatian global awal tahun ini, pemerintah China telah dituduh sengaja membungkap semua orang yang ingin memberikan sinyal kewaspadaan.

Dokter yang telah berusaha berbicara mengenai bahayanya virus corona Covid-19 melalui media sosial pun ditahan. Sedangkan wartawan yang berusaha meliput kasus juga disita peralatannya.

Dr Li melakukan perjalanan ke AS pada akhir April 2020, mengatakan salah satu orang pertama yang mulai meneliti virus baru, tetapi usahanya terhenti.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

"Alasan saya datang ke AS karena saya ingin menyampaikan kebenaran tentang virus corona Covid-19.

"Jika aku mengatakannya di Hong Kong, saat aku mulai mengatakannya aku akan menghilang dan dibunuh," kata Dr Li dikutip dari The Sun.

Dr Li mengatakan bahwa pertama kali atasannya meminta untuk melakukan penyelidikan rahasia tentang virus corona Covid-19 di Wuhan pada 31 Desember 2019.

"Pemerintah China menolak untuk meminta pakar luar negeri, termasuk yang ada di Hong Kong untuk melakukan penelitian di China. Jadi, aku mencari tahun dari teman-temanku untuk mendapatkan informasi lebih," katanya.

Kemudian dia berbicara dengan sejumlah orang, termasuk orang yang bekerja di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China.

Dr Li mengatakan seorang temannya berusaha memberi tahu tentang virus corona baru yang muncul di Wuhan dan indikator penularan dari manusia ke manusia sudah diamati.

Dr Li juga diberi tahu oleh temannya bahwa jumlah kasus virus corona Covid-19 sudah diperkirakan meningkat secara eksponensial.

Tetapi, ia tak memberi tahu informasi itu ke atasannya karena ia diminta tetap diam dan berhati-hati dalam meneliti kasus virus corona ini.

"Dia memeringatkan saya untuk tidak melampaui batas. Karena, kami bisa mendapatkan masalah besar dan menghilang bila melanggarnya," kata Dr Li.

Comment 0