ABG Korban Pemerkosaan Diperkosa Oknum, P2TP2A Minta Dibubarkan
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Lampung meminta Pemkab Lampung Timur segera membekukan lembaga independen P2TP2A Lampung Timur. Foto Kepala Dinas PPA Pemerntah Provinsi Lampung Theresia Sormin/iNews TV/Andreas A

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Lampung meminta Pemkab Lampung Timur segera membekukan lembaga independen Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur. Permintaan tersebut terkait kasus dugaan tindakan kekerasan seksual yang dilakukan oleh oknum pegawai lembaga P2TP2A terhadap NV. (Baca:

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas PPA Pemerntah Provinsi Lampung Theresia Sormin saat melakukan pendampingan terhadap korban NV saat menjalani pemeriksaan penyidik di Mapolda Lampung, Selasa pagi (7/7/2020).

Pihak PPA Pemerintah Provinsi Lampung, kata dia, akan mendampingi korban dan akan dibawa ke Rumah Aman PPA Lampung untuk penanganan lanjutan.(Baca: ABG Korban Pemerkosaan Diperkosa Kembali Oknum P2TP2A, Polisi Periksa Saksi)

"Termasuk konseling korban NV juga akan dilakukan assessment untuk psikologis serta pendampingan hukum dan kelanjutan pendidikan," timpalnya.

Theresia juga memastikan terlapor berinisial DA bukan seorang ASN maupun Kepala P2TP2A Lampung Timur karena P2TP2A merupakan lembaga independen dibawah naungan Dinas PPA Pemkab Lampung Timur.

PPA Provinsi Lampung mendorong Polda untuk mengusut tuntas kasus ini serta melakukan penyelidikan mendalam serta memberikan sanksi hukum tegas kepada pelaku.

Diberitakan sebelumnya NV (14) mengalami pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh salah satu petugas P2TP2A Lampung Timur berinisial DA. NV diperkosa berulang kali saat dia sedang menjalani pendampingan atas kasus pemerkosaan yang telah menimpa dirinya sebelumnya.

Comment 0