Timnas Indonesia U-19 terus berlomba dengan waktu untuk mempersiapkan diri di ajang Piala Dunia U-20 tahun depan, dimana kita akan menjadi tuan rumah.

Dibawah arahan pelatih Shin Tae Yong, skuat Garuda muda sudah melangsungkan beberapa pemusatan latihan. Baik di CIkarang maupun di Thailand. Namun TC lanjutan yang seharusnya digelar bulan April harus tertunda, lantaran adanya pandemi virus corona.

Shin Tae Yong memiliki cukup banyak bank data pemain di kisaran usia 18-19 tahun yang bisa membela Timnas U-19 terus mencari komposisi terbaiknya. Mulai dari pemain di Garuda Select, lalu dari Elite Pro Academy dan juga PPLP.

Namun setidaknya ada lima pemain keturunan Indonesia yang sedang berkompetisi di luar negeri patut diperhitungkan atau dijajal ke dalam skema Timnas U-19.

Bukan tak mungkin pengalaman dan juga teknik mereka mampu menambah daya gedor Timnas U-19 di Piala Dunia tahun depan. Berikut daftarnya:1. Jack Brown (18 tahun)

Ia sempat menjalani seleksi di tahap awal di Cikarang namun langsung tereliminasi dari 25 nama. Shin Tae Yong memang tidak memberi penjelasan secara khusus mengenai pencoretan pemain Lincoln City U-18 tersebut. Akan tetapi, ini adalah kali kedua Brown gagal menembus skuat Timnas U-19. Pada 2017 silam dia, bersama kakaknya yang bernama George, sudah pernah menjajal seleksi dan gagal.

Sang Ibu, Indah Brown mengatakan pintu Timnas masih selalu terbuka untuk Jack, usai dirinya menanyakannya kepada asisten Shin, yakni Kim Hae-woon.

"Saya bicara langsung bagaimana performa Jack. Dia bilang, Jack itu bagus dan persiapan untuk Piala Dunia U-20 2021 masih panjang. Nanti Jack akan dipanggil lagi,” ujar Indah Brown dikutip dari laman Kumparan.

2. Stefan Antonic (19 tahun)

Stefan merupakan putra dari pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic yang bermain untuk klub Hong Kong, Kitchee U-18. Ia seorang bek tengah dengan postur tubuh menjulang 182 cm.

Dejan mengatakan bahwa Stefan merupakan seorang bek yang rajin mencetak gol. Sampai-sampai ia dilabeli sebagai bek terbaik Kitche U-18 pada 2019.

"Tahun lalu Stefan merupakan bek terbaik U-18 Kitchee setelah ia mencetak 16 gol," kata Dejan Antonic dilansir dari detikSport.

"Saat ini ia ikut berlatih bersama tim utama bersama dua pemain muda Kitchee U-18 lainnya. Dan sekarang hal itu sudah berlangsung 6-8 bulan," ujarnya menambahkan.3. Elkan Baggott (17 tahun)

Pemain asal Inggris keturunan Indonesia yang bermain untuk Ipswich Town. Ia menjadi anggota reguler tim U-18 dan U-23 Ipswich pada musim ini dalam usia baru menginjak 17 tahun. Elkan memiliki darah keturunan Indonesia dari ibunya. Ia sendiri penah menjalani pendidikan formal di British School of Jakarta hingga tahun 2008.

Bersama keluarganya ia kembali ke Inggris pada 2011 saat usianya menginjak sembilan tahun. Di sana, ia sempat mendapatkan beasiswa selama dua tahun. Selain itu, ia juga berkesempatan menimba ilmu sepakbola di Tottenham Hotspur dan tampil dalam turnamen The Future U-18 Cup.

Sebelumnya ia pernah berhasrat untuk bisa membela Timnas Indonesia di ajang Piala Dunia U20 2021 mendatang di Indonesia.

"Saya ingin membantu Indonesia naik peringkat di FIFA. Selain itu juga saya berharap bisa membawa timnas ke Piala Dunia, dan meraih trofi. Intinya, saya hanya ingin membuat keluarga dan bangsa saya bangga,” kata Baggot seperti dikutip dari Football Tribe.

Baggot mengatakan bahwa dirinya memiliki jiwa Indonesia karena merupakan tempat pertama kali ia mengenal si kulit bundar.

“Pertama kali aku latihan sepak bola, itu di Indonesia. Dari sana aku belajar banyak hal mengenai olahraga ini. Jadi, aku ingin membayar semua itu dan bermain untuk Merah Putih,” ucapnya.

4. Mees Hilgers (18 tahun)

Pemain belakang keturunan Indonesia ini berusia 18 tahun dan bermain untuk FC Twente U-21 di Belanda. Sejak usia 4 tahun dirinya sudah terjun ke dunia sepakbola dengan bergabung di klub ASC Nieuwland dekat tempat tinggalnya di Amersfoot.

Pada usia 8 tahun, ia pindah tempat tingal di Nijkerk, dan sejak saat itu Hilgers pindah klub ke Sparta Nijkerk. Hingga penampilan konsistennya membawa Twente merekrutnya pada usia 10 tahun.

5. Joseph Simatupang (16 tahun)

Joseph Simatupang Ferguson menjadi pemain berdarah Indonesia teranyar yang direkrut klub Eropa. Bocah berusia 16 tahun itu direkrut Blackburn Rovers.

Joseph diketahui sudah sejak usia 11 tahun menimba ilmu di akademi Blackburn Rovers. Dengan kontraknya bersama tim U-18, pemuda berdarah Batak itu selangkah lebih dekat menuju tim utama.

Comment 0