5 Bagian Tubuh yang Masih Berfungsi Setelah Meninggal

kumparan Dipublikasikan 07.59, 28/12/2017 • Fachrizal "ichi" Hutabarat
Ilustrasi meninggal. (Foto: Thinkstock)

Ketika seseorang meninggal, ternyata banyak anggota tubuh yang masih bisa berfungsi beberapa jam setelahnya. Menurut penelitian, beberapa bagian tubuh ini bisa terus bekerja selama beberapa hari setelah si pemilik tubuh meninggal dunia. 

Penasaran bagian tubuh apa saja yang masih berfungsi itu? Simak rangkuman kumparan (kumparan.com) yang dikutip dari io9 Gizmodo.

1. Aktivitas otak

 Ilustrasi Sel otak (Foto: Thinstock) 

Menurut riset dokter, otak manusia sebenarnya masih bisa berfungsi selama beberapa menit setelah kematian. Sel-sel otak menggunakan waktu beberapa menit setelah kematian untuk menyusun kembali oksigen dan nutrisi yang diperlukan agar otak dapat bertahan hidup. Melalui obat-obatan yang tepat, jangka waktu otak ini dapat ditambah masa hidupnya. Sehingga, ada kemungkinan seseorang masih bisa diselamatkan nyawanya.  

2. Pergerakan otot

 Kesehatan Otot (Foto: Thinkstock) 

Meskipun otak seseorang akan mati beberapa saat setelah kematian, sistem saraf masih bisa bekerja. Menurut io9 Gizmodo, peneliti melihat adanya pergerakan refleks otot yang berhubungan dengan saraf tulang belakang. Pergerakan yang terjadi adalah kedutan dan keram otot setelah kematian.

3. Buang air kecil

 Sering buang air kecil di malam hari? (Foto: Thinkstock) 

Seseorang yang telah dinyatakan meninggal, bisa melakukan buang air kecil dan besar pada dirinya. Hal ini disebabkan ketika meninggal, bagian otak yang bertugas mentup saluran kencing menjadi terhambat, sehingga hal ini bisa terjadi.

4. Saluran pencernaan

 Gangguan Saluran Pencernaan (Foto: Thinkstock) 

Meski seseorang telah meninggal, saluran pencernaannya masih dapat bekerja. Hal ini disebabkan karena banyaknya bakteri pada pencernaan. Karena enggak ada makanan masuk, bakteri-bakteri ini mencerna dan memroses apapun di dalam pencernaan sebagai proses alami dalam tubuh.  

5. Kuku dan rambut

 Kuku (Foto: Pixabay) 

Menurut Live Science, ketika seseorang meninggal, tubuh mereka akan mengalami dehidrasi. Dehidrasi ini mengakibatkan tubuh mengerut. Proses pengerutan ini mengakibatkan kulit memaparkan bagian kuku dan rambut yang tadinya ada di dalam kulit. Hal ini lah yang membuat kuku terksesan lebih panjang dari sebelumnya. Proses ini dapat terjadi sampai beberapa hari setelah kematian.

Artikel Asli